Skip to main content

Posts

Sejarah Lahirnya Islam Di Indonesia

Islam merupakan salah satu agama besar di dunia saat ini. Agama ini lahir dan berkembang di Tanah Arab. Pendirinya ialah Muhammad . Agama ini lahir salah satunya sebagai reaksi atas rendahnya moral manusia pada saat itu. Manusia pada saat itu hidup dalam keadaan moral yang rendah dan kebodohan (jahiliah). Mereka sudah tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran nabi-nabi sebelumnya. Hal itu menyebabkan manusia berada pada titik terendah. Penyembahan berhala, pembunuhan, perzinahan, dan tindakan rendah lainnya merajalela. Islam mulai disiarkan sekitar tahun 612 di Mekkah. Karena penyebaran agama baru ini mendapat tantangan dari lingkungannya, Muhammad kemudian pindah (hijrah) ke Madinah pada tahun 622. Dari sinilah Islam berkembang ke seluruh dunia. Muhammad mendirikan wilayah kekuasaannya di Madinah. Pemerintahannya didasarkan pada pemerintahan Islam. Muhammad kemudian berusaha menyebarluaskan Islam dengan memperluas wilayahnya. Setelah Muhammad wafat pada tahun 632, proses men...

KETEGUHAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

Pada masa awal diutusnya Nabi saw, beliau mendakwahkan agama Islam dikota Makkah secara sembunyi-sembunyi. Dengan alasan keselamatan, kaum muslimin pada masa itupun menyembunyikan keislaman mereka. Hingga ketika jumlah kaum muslimin telah genap tiga puluh delapan orang, Abu Bakar ra mendesak Rasulullah saw untuk menda'wahkan dienul Islam secara terang-terangan. Berkatalah Rasulullah saw, "Wahai Abu Bakar, … sesungguhnya jumlah kita masih sedikit," Akan tetapi Abu Bakar tetap mendesak Rasulullah saw, sehingga beliau bersedia keluar menuju masjid berikut kaum muslimin. Di masjid mereka berpencar di sudut-sudut masjid, setiap orang berada pada kabilahnya masing-masing. Berdirilah Abu Bakar ra dihadapan manusia sambil berkhutbah. Sehingga dialah orang yang pertama kali berkhutbah menyeru manusia kepada Allah. Ketika orang-orang musyrik mendengar Abu Bakar ra mencela tuhan-tuhan mereka dan menyalahkan agama mereka, spontan mereka marah kepada Abu Bakar ra dan kaum ...

DERITA ANAK TIRI

Oleh : Abdul Hariyanto Joko adalah anak semata wayang dari pasangan suami istri yang hidup sederhana. Joko hidup bahagia bersama kedua orang tuanya. Setiap hari keluarga itu selalu dipenuhi dengan canda tawa. Namun kebahagiaan itu sirna. Ketika ayahnya yang sangat dia cintai meninggalkan mereka berdua untuk selamanya. Ayah Joko meningal akibat serangan jantung yang dideritanya selama bertahun-tahun. Ibunya sekarang harus menggantikan ayahnya menjadi kepala keluarga dan bekerja keras untuk menafkai Joko. Setelah tiga bulan ayah Joko pergi, ibunya telah menikah lagi dengan seorang laki-laki. Joko sebenarnya tidak ingin ibunya menikah lagi, namun demi kebahagiaan ibunya, Joko harus merelakannya. Dan dengan terpaksa Joko harus memanggil laki-laki itu dengan sebutan “AYAH”. Setahun kemudian Joko telah mempunyai adik perempuan dari ibunya dan ayah tirinya. Adiknya itu diberi nama Intan. *** Sekarang Joko telah duduk dibangku SMU dan adiknya Intan baru dudukdi bangku SMP. Sif...